Ortosis dan Prostesis: Jenis, Fungsi dan Perbedaannya

Rate this post

Banyak orang masih sering tertukar saat mendengar istilah ortosis dan prostesis, padahal keduanya adalah dua alat bantu medis yang memiliki bentuk dan peran yang sangat berbeda. Secara sederhana, yang satu berfungsi untuk menyokong tubuh yang masih ada, sedangkan yang lainnya dibuat untuk menggantikan bagian tubuh yang sudah hilang.

Agar tidak bingung lagi, mari kita bahas pengertian, jenis, fungsi, hingga perbedaan utama dari kedua alat bantu kesehatan ini.

Apa Itu Prostesis?

Prostesis adalah alat buatan yang dirancang khusus untuk menggantikan bagian tubuh yang hilang. Kehilangan anggota tubuh ini bisa disebabkan oleh kondisi bawaan sejak lahir, kecelakaan, atau amputasi akibat masalah kesehatan tertentu seperti komplikasi diabetes. Anda mungkin lebih akrab dengan sebutan anggota gerak tiruan atau anggota tubuh palsu.

Contoh prostesis kaki untuk berbagai tingkat amputasi
Contoh prostesis kaki untuk berbagai tingkat amputasi. Sumber: Cleveland Clinic

Jenis-Jenis Prostesis

  • Tangan atau lengan buatan yang dipasang pada area siku ke bawah maupun siku ke atas untuk membantu pasien melakukan aktivitas harian secara mandiri

  • Kaki palsu yang dirancang untuk pasien amputasi di atas maupun di bawah lutut agar mereka bisa kembali berjalan dan beraktivitas

  • Prostesis estetika yang dibuat dengan detail yang sangat mirip dengan bentuk aslinya untuk memperbaiki penampilan fisik seperti mata palsu atau payudara buatan

Fungsi Prostesis

  • Mengambil alih peran dan fungsi anggota tubuh yang sudah tidak ada agar pasien bisa kembali bergerak dengan bebas

  • Mengembalikan bentuk anatomi dan proporsi tubuh sehingga pasien merasa utuh dan lebih percaya diri saat berinteraksi di lingkungan sosial

Apa Itu Ortosis?

Berbeda dengan prostesis, ortosis adalah alat penyangga yang dipasangkan di luar tubuh untuk menopang, meluruskan, atau memperbaiki fungsi sendi dan otot yang bermasalah. Ortosis sama sekali tidak menggantikan bagian tubuh, melainkan memberikan bantuan pada bagian tubuh yang masih utuh namun mengalami penurunan fungsi atau kelemahan.

Contoh ortosis berupa penyangga pergelangan kaki.
Contoh ortosis berupa penyangga pergelangan kaki. Sumber: Produsen Cina, Pemasok & Produk

 

Jenis-Jenis Ortosis

  • Penyangga tulang belakang atau korset medis yang sering dipakai untuk memperbaiki postur tubuh yang membungkuk atau memulihkan kondisi setelah cedera punggung

  • Sepatu khusus dan bantalan telapak kaki tambahan yang biasa diresepkan untuk anak-anak atau orang dewasa dengan kondisi telapak kaki datar agar pijakan mereka lebih stabil

  • Alat fiksasi seperti bidai penyangga yang dipasang untuk menahan pergelangan tangan maupun kaki agar posisinya tidak bergeser selama masa penyembuhan

Fungsi Ortosis

  • Memberikan topangan ekstra pada otot atau persendian yang lemah sehingga area tersebut tidak mudah mengalami cedera lanjutan

  • Menahan dan membatasi pergerakan pada area tubuh tertentu setelah tindakan operasi untuk memastikan proses penyembuhan berjalan optimal

  • Mengoreksi kelainan bentuk tubuh secara bertahap agar postur dan cara bergerak pasien menjadi lebih baik dan nyaman

Perbedaan Ortosis dan Prostesis

Untuk membedakannya dengan lebih mudah, Anda bisa melihat perbedaan dari kedua alat ini pada tabel berikut.

Aspek Ortosis Prostesis
Definisi Dasar Alat penyangga tubuh dari luar Alat pengganti anggota tubuh
Kondisi Pengguna Anggota tubuh masih ada namun lemah atau cedera Anggota tubuh hilang atau diamputasi
Fungsi Utama Menopang, mengoreksi, dan menstabilkan Menggantikan bentuk dan fungsi bagian yang hilang
Contoh Alat Sepatu ortopedi, korset punggung, penyangga leher Kaki palsu, lengan robotik, mata buatan

Bagian penutup artikel ini ingin kami sampaikan dari sudut pandang kami bahwa memahami perbedaan alat bantu ini adalah langkah awal yang krusial untuk pemulihan. Kami berharap penjelasan tanpa istilah medis yang rumit ini bisa membantu Anda mengenali alat mana yang sebenarnya dibutuhkan.

Jika Anda atau keluarga sedang membutuhkan alat bantu gerak yang nyaman dan presisi, Poros Medika siap membantu. Kami melayani pembuatan berbagai jenis ortosis dan prostesis yang dirancang khusus mengikuti ukuran dan kebutuhan harian Anda. Jangan ragu untuk menghubungi dan berkonsultasi dengan tim kami guna mendapatkan solusi mobilitas terbaik yang akan mengembalikan kebebasan Anda dalam beraktivitas.

Frequently Asked Questions (FAQ)

Siapa ahli yang bertugas membuat dan memasangkan alat-alat ini?

Alat ini dibuat dan disesuaikan oleh tenaga kesehatan profesional yang disebut Ortotis Prostetis (ahli ortotik prostetik). Mereka bekerja sama dengan dokter untuk mendesain alat yang pas dengan bentuk tubuh dan kebutuhan gerak pasien.

Apakah pembuatan ortosis dan prostesis ditanggung oleh asuransi?

Umumnya, biaya pembuatan alat bantu medis dasar ditanggung oleh BPJS Kesehatan atau asuransi swasta lainnya, selama ada indikasi medis yang jelas dan rujukan resmi dari dokter spesialis rehabilitasi medik.

Berapa lama usia pakai alat bantu ini sebelum harus diganti?

Ketahanan alat sangat bergantung pada bahan, perubahan berat badan pengguna, dan tingkat aktivitas harian, namun secara umum alat ini perlu dievaluasi atau diganti setiap 3 hingga 5 tahun sekali agar fungsinya tetap optimal.

Jabodetabek | Phone: 087834897335 | Email: porosmedika@yahoo.com

Copyright 2024 porosmedika.com. All Rights Reserved Powerd by Jasa Website Murah.