Apa Itu Sepatu CTEV Anak? Fungsi dan Kegunaannya

Rate this post

Apa itu sepatu CTEV anak? Sepatu CTEV merupakan bagian dari alat penyangga kaki yang digunakan untuk membantu mempertahankan posisi kaki setelah mendapatkan koreksi pada kondisi clubfoot atau Congenital Talipes Equinovarus (CTEV). Alat ini berbeda dari sepatu anak biasa karena dirancang untuk mempertahankan posisi kaki tertentu sesuai kebutuhan terapi.

Penggunaan sepatu CTEV anak umumnya berkaitan dengan metode Ponseti, yaitu penanganan clubfoot yang melibatkan manipulasi dan pemasangan gips secara bertahap, kemudian dilanjutkan dengan penggunaan foot abduction brace. Menurut WHO, penggunaan brace setelah fase koreksi diperlukan selama beberapa tahun untuk membantu mencegah kekambuhan kelainan posisi kaki.

Apa Itu Sepatu CTEV Anak?

Memahami apa itu sepatu CTEV anak penting bagi orang tua agar tidak menganggap alat ini hanya sebagai pengganti sepatu biasa. Sepatu CTEV merupakan bagian dari sistem foot abduction brace yang membantu mempertahankan posisi kaki setelah koreksi. CTEV atau clubfoot merupakan kondisi bawaan ketika salah satu atau kedua kaki bayi mengarah ke dalam dan ke bawah. WHO menjelaskan bahwa kondisi ini biasanya sudah terlihat sejak lahir dan umumnya ditangani pada masa bayi.

Dalam praktiknya, sepatu CTEV dapat terhubung dengan sebuah batang atau bar. Kombinasi sepatu dan batang tersebut menjaga posisi kedua kaki pada sudut tertentu sehingga kaki yang telah dikoreksi tetap berada dalam posisi yang diharapkan. Karena itu, istilah sepatu CTEV anak sering digunakan untuk menyebut bagian sepatu dari foot abduction brace, termasuk sistem seperti Dennis Brown splint. Poros Medika sendiri mencantumkan Dennis Brown Splint CTEV sebagai salah satu produk dalam layanan AFO dan ortosisnya.

Apa Fungsi Sepatu CTEV Anak?

Setelah mengetahui apa itu sepatu CTEV anak, pertanyaan berikutnya adalah apa sebenarnya fungsi alat tersebut. Fungsi utamanya bukan untuk mempercepat proses koreksi awal, melainkan membantu mempertahankan posisi kaki yang sudah dikoreksi. Pada metode Ponseti, fase penggunaan brace merupakan bagian penting setelah koreksi kaki.

Beberapa fungsi sepatu CTEV anak antara lain:

  • Mempertahankan posisi kaki setelah fase koreksi.
  • Membantu menjaga kaki dalam posisi abduksi dan dorsofleksi sesuai rancangan brace.
  • Membantu mengurangi risiko kaki kembali ke posisi deformitas.
  • Mendukung keberhasilan jangka panjang dari program terapi.
  • Membantu mempertahankan hasil koreksi selama masa pertumbuhan anak.

WHO juga menjelaskan bahwa clubfoot brace terdiri dari sepatu yang dipasang pada sebuah batang untuk mempertahankan kedua kaki dalam posisi abduksi dan dorsofleksi.

Bagaimana Cara Kerja Sepatu CTEV?

Cara kerja sepatu CTEV anak berkaitan erat dengan desain brace, sehingga penggunaannya tidak cukup hanya dengan memilih ukuran sepatu yang sesuai. Posisi kaki, pemasangan, serta pengaturan batang perlu mengikuti rekomendasi tenaga kesehatan yang menangani anak.

Pada foot abduction brace, kedua sepatu biasanya dihubungkan menggunakan batang. Batang tersebut membantu mempertahankan jarak dan posisi rotasi kaki tertentu. WHO menyebutkan bahwa desain clubfoot brace dibuat untuk mempertahankan kaki dalam posisi abduksi dan dorsofleksi setelah fase koreksi.

Sistem tersebut membuat kaki tidak bebas kembali ke posisi semula ketika anak tidur atau beristirahat. Inilah alasan mengapa brace tetap digunakan meskipun bentuk kaki sudah terlihat lebih baik. Namun, orang tua tidak sebaiknya mengubah sudut atau posisi brace sendiri. Pengaturan perlu mengikuti instruksi dokter atau tenaga profesional karena kebutuhan setiap anak dapat berbeda.

Kapan Anak Perlu Menggunakan Sepatu CTEV?

Waktu penggunaan sepatu CTEV anak tidak sama untuk setiap pasien. Durasi dan jadwal pemakaian biasanya ditentukan berdasarkan hasil koreksi, usia anak, kondisi kaki, serta protokol terapi yang diberikan oleh dokter.

Menurut WHO, setelah fase koreksi pada metode Ponseti, foot abduction brace biasanya digunakan selama beberapa tahun, dengan pemakaian lebih sering pada tahap awal kemudian beralih terutama saat anak tidur. World Health Organization. POSNA juga menjelaskan bahwa protokol Ponseti umumnya melanjutkan penggunaan foot abduction orthosis secara penuh pada periode awal, kemudian beralih menjadi penggunaan paruh waktu selama beberapa tahun. POSNA

Tahap Tujuan penggunaan
Setelah koreksi kaki Mempertahankan posisi kaki yang sudah dikoreksi
Masa awal penggunaan brace Menjaga hasil koreksi secara konsisten
Masa pemakaian malam Mempertahankan posisi kaki ketika anak tidur
Masa pertumbuhan Mengurangi risiko kekambuhan sesuai pemantauan dokter

Jadwal tersebut merupakan gambaran umum dan bukan pengganti instruksi dokter. Orang tua sebaiknya mengikuti jadwal yang diberikan berdasarkan kondisi anak.

Apa Bedanya Sepatu CTEV dengan AFO?

Perbedaan antara sepatu CTEV dan AFO penting dipahami karena keduanya sama-sama termasuk alat ortosis kaki, tetapi fungsi dan desainnya tidak selalu sama. Sepatu CTEV biasanya merupakan bagian dari foot abduction brace yang dirancang khusus untuk mempertahankan koreksi clubfoot. Sementara itu, AFO atau Ankle Foot Orthosis merupakan ortosis yang mencakup area kaki dan pergelangan kaki dengan tujuan memberikan dukungan, stabilitas, atau membantu fungsi gerak sesuai kebutuhan pengguna.

WHO bahkan mencantumkan clubfoot braces dalam kelompok ortosis kaki dan pergelangan kaki, tetapi secara fungsi clubfoot brace memiliki karakteristik khusus untuk mempertahankan koreksi CTEV. World Health Organization

Karena itu, AFO biasa tidak otomatis dapat menggantikan sepatu CTEV anak. Jenis ortosis harus ditentukan berdasarkan diagnosis dan tujuan terapi. Poros Medika menyediakan jasa pembuatan AFO (Ankle Foot Orthosis) dan pada layanan tersebut terdapat produk seperti AFO dinamik, solid AFO, GRAFO, KAFO, serta Dennis Brown Splint CTEV.

Bagaimana Memilih Sepatu CTEV Anak yang Tepat?

Pemilihan sepatu CTEV anak sebaiknya tidak hanya berdasarkan ukuran kaki atau bentuk sepatu yang terlihat nyaman. Alat harus sesuai dengan kebutuhan koreksi dan dapat dipasang dengan benar agar fungsinya optimal.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan meliputi:

  1. Ukuran sepatu. Sepatu harus sesuai dengan ukuran kaki anak sehingga kaki dapat berada pada posisi yang tepat tanpa terlalu longgar atau terlalu menekan.
  2. Posisi tumit. Tumit perlu berada pada posisi yang benar di dalam sepatu agar kaki tidak mudah bergeser.
  3. Sistem pengikat. Strap, gesper, atau pengunci harus dapat mempertahankan kaki dengan aman.
  4. Batang penghubung. Jarak dan posisi batang harus sesuai dengan kebutuhan brace.
  5. Kondisi kulit. Periksa secara rutin apakah terdapat kemerahan, lecet, atau tekanan berlebihan.
  6. Kemudahan penggunaan. Orang tua perlu memahami cara memasang dan melepas brace dengan benar.
  7. Kontrol berkala. Anak yang sedang tumbuh dapat mengalami perubahan ukuran kaki sehingga alat perlu dievaluasi kembali.

WHO juga menekankan bahwa clubfoot brace perlu dirancang agar mudah digunakan oleh orang tua atau pengasuh, termasuk kemudahan memasang dan melepas sepatu serta menjaga tumit tetap berada pada posisi yang tepat.

Apa yang Perlu Diperhatikan Saat Anak Menggunakan Sepatu CTEV?

Penggunaan sepatu CTEV anak membutuhkan konsistensi dan perhatian orang tua, terutama pada masa awal. Anak mungkin membutuhkan waktu untuk beradaptasi karena kedua kaki terhubung oleh batang sehingga gerakannya berbeda dari menggunakan sepatu biasa.

Orang tua dapat memeriksa kondisi kulit setelah brace dilepas. Perhatikan adanya lecet, luka, pembengkakan, atau kemerahan yang menetap. Jika anak tampak kesakitan atau brace sulit dipasang sesuai posisi yang telah diajarkan, sebaiknya konsultasikan kembali dengan dokter atau tenaga ortotik.

Jika anak memiliki kebutuhan mobilitas tambahan selama proses rehabilitasi, alat bantu ambulasi juga dapat dipertimbangkan berdasarkan rekomendasi tenaga kesehatan. Poros Medika menyediakan berbagai alat bantu ambulasi, seperti gait training walker, posterior walker, dan standing frame.

Konsultasikan Kebutuhan Sepatu CTEV Anak di Poros Medika

Setelah memahami apa itu sepatu CTEV anak, dapat disimpulkan bahwa alat ini bukan sekadar alas kaki, melainkan bagian dari foot abduction brace yang berfungsi mempertahankan posisi kaki setelah proses koreksi CTEV. Penggunaan yang tepat dan konsisten dapat membantu mempertahankan hasil terapi serta mengurangi risiko kekambuhan.

Pemilihan dan pemasangan brace sebaiknya dilakukan berdasarkan evaluasi tenaga kesehatan. Ukuran sepatu, posisi kaki, sistem pengikat, hingga konfigurasi batang perlu disesuaikan dengan kebutuhan anak. Jangan mengganti atau mengatur posisi brace sendiri tanpa mendapatkan arahan profesional.

Jika Anda sedang mencari sepatu CTEV anak atau ingin mengetahui pilihan ortosis yang sesuai dengan kondisi anak, konsultasikan terlebih dahulu dengan tim Poros Medika melalui website Poros Medika atau WhatsApp 0878-3489-7335. Dengan konsultasi yang tepat, orang tua dapat memperoleh informasi mengenai jenis alat, proses pembuatan, serta penyesuaian yang dibutuhkan anak.

FAQ

Apa itu sepatu CTEV anak?

Sepatu CTEV anak adalah bagian dari foot abduction brace yang digunakan untuk mempertahankan posisi kaki setelah koreksi CTEV atau clubfoot, terutama dalam protokol metode Ponseti.

Apakah sepatu CTEV sama dengan sepatu biasa?

Tidak. Sepatu CTEV dirancang sebagai bagian dari brace untuk mempertahankan posisi kaki tertentu. Sepatu ini biasanya terhubung dengan batang yang membantu menjaga posisi kedua kaki.

Berapa lama anak harus menggunakan sepatu CTEV?

Durasi penggunaan berbeda pada setiap anak. Secara umum, brace dapat digunakan selama beberapa tahun dengan jadwal pemakaian yang berubah sesuai tahap terapi dan rekomendasi dokter. World Health Organization

Apakah AFO bisa menggantikan sepatu CTEV?

Tidak selalu. AFO dan foot abduction brace memiliki fungsi serta desain yang berbeda. Penggunaan AFO sebagai pengganti brace CTEV harus berdasarkan evaluasi dan rekomendasi tenaga kesehatan.

Apakah sepatu CTEV harus dibuat sesuai ukuran anak?

Ukuran dan pemasangan harus sesuai dengan kondisi kaki anak agar brace dapat mempertahankan posisi yang diharapkan. Karena itu, pengukuran dan fitting yang tepat penting dilakukan, terutama ketika anak mengalami pertumbuhan.

Dhea

Writer & Blogger

Penulis merupakan bagian dari tim editorial yang berfokus pada penyusunan konten informatif, edukatif, dan relevan berdasarkan perkembangan terbaru di bidang terkait. Setiap artikel disusun melalui proses riset dan peninjauan untuk membantu pembaca memperoleh informasi yang lebih jelas dan mudah dipahami.

Perusahan yang bergerak dibidang pelayanan pembuatan alat bantu untuk anggota tubuh yang mengalami kecacatan (ortosis) serta jasa pembuatan kaki dan tangan palsu (prostesis)

Copyright 2024 porosmedika.com. All Rights Reserved Powerd by Jasa Website Murah.

Chat via Whatsapp

Hi! Klik untuk chat via Whatsapp dengan Product Expert kami.

Tim kami akan membalas sekitar beberapa menit
Powered by resolusiweb.com